About UKM Pers Sukma

Salam Pers!!!

Salam ini merupakan salam penyemangat dan salam kebanggan yang biasa diserukan dengan lantang oleh anggota UKM Pers SUKMA. Perlu diketahui UKM Pers SUKMA merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang jurnalistik. UKM Pers SUKMA memiliki peran yang cukup diperlukan, yaitu sebagai wadah dan meningkatkan keterampilan jurnalistik mahasiswa.

Pada awal terbentuk UKM Pers SUKMA bernama Lembaga Pers Mahasiswa Suara Kreatifitas Mahasiswa (LPM SKM). Namun pada Sidang Umun Mahasiswa (SUM) yang ke-6 dan bertepatan pada 15 September 2000, LPM SKM berganti nama menjadi LPM SUKMA. Setelah itu pada 3 Februari 2002 LPM SUKMA berganti nama menjadi UKM Pers SUKMA.

Logo UKM Pers SUKMA

Hasil karya dari LPM SUKMA yang berupa buletin pada awalnya hanya dapat cetak sebanyak 160 eksemplar. Namun seiring majunya zaman UKM Pers SUKMA saat ini sudah mencetak sebanyak 91 edisi untuk buletin dan 11 edisi untuk majalah khusus. Serta diiringi dengan bertambahnya jumlah eksemplar yang dicetak.

Sama hal dengan organisasi lainnya UKM Pers SUKMA juga memiliki visi yaitu sebagai motor, dinamisator, mediator dalam dunia pers kampus. Untuk jangka panjang UKM Pers SUKMA juga memiliki misi yaitu untuk mewujudkan masyarakat kampus yang kreatif, disiplin, komunikatif, bermoral, intelektual, menjunjung supresmasi hukum dan melakukan kontrol sosial secara kritis, ilmiah, konstruktif, serta tidak memihak dalam memberikan kontribusi dan kemajuan bagi kampus Politeknik Negeri Lampung ini. SUKMA berusaha menghasilkan insan-
insan yang terampil dan kreatif.

Anggota SUKMA akan terlatih kemampuan menulis berita atau kemampuan jurnalisnya dengan diadakan banyak kegiatan pelatihan seperti magang di surat kabar harian (SKH) yang ada di Bandar Lampung, seperti Radar Lampung, Tribun Lampung, Lampung Ekspress, Bandar Lampung News, dan lain-lain. Selain di dalam kampus UKM Pers SUKMA juga ada kegiatan yang eksternal seperti Aliansi Pers Mahasiswa Lampung (APML) yang juga merupakan bagian dari Aliansi Pers Mahasiswa Indonesia (APMI).