Enam Tahun Berlalu, Pembangunan Masjid Al-Banna Tak Kunjung Usai

Kondisi pembangunan masjid Al-Banna yang tak kunjung jadi

Sukma_Polinela;  Sudah enam tahun berlalu, pembangunan Masjid Al-Banna tak kunjung usai. Pembangunan ini dimulai sejak awal tahun 2015, yang dibangun di kampus Politeknik Negeri Lampung (Polinela). Hingga saat ini warga Polinela belum bisa merasakan beribadah di masjid baru tersebut. Hal ini dikarenakan permasalahan dana, yang mengakibatkan terhambatnya pembangunan masjid.

Pembangunan masjid ini memakan anggaran dana yang cukup besar. Pada awal pembangunan anggaran yang diperlukan sekitar 10 milyar. Namun karena proses pembangunan yang lambat anggaran semakin membengkak sehingga mencapai 15 milyar. Dana sebanyak ini didapatkan dari donasi mahasiswa, karyawan, dosen, maupun donatur lain yang ikhlas menyumbangkan hartanya untuk membantu pembangunan masjid ini.

Dana yang didapatkan dari donasi sekitar 20 juta setiap bulannya. Para mahasiswa mengaku tidak merasa keberatan jika menyumbangkan sebagian hartanya untuk membantu pembangunan masjid ini.

“Iuran masih iuran, dari mahasiswa, karyawan dan dosen yang bersedia ikhlas menyumbang. Semua ikut berkontribusi untuk pembangunan masjid ini. Setiap sebulan sekali kita dapat 20 juta dari potong gaji,” ujar Sarono selaku Direktur Polinela.

Pada awal pembangunan, sempat terjadi perundingan yang cukup alot mengenai lokasi tempat masjid baru yang akan dibangun. Apakah akan dibangun di tempat masjid yang lama, atau di bangun di tempat yang berbeda. Namun akhirnya diputuskan untuk membangun di tempat yang baru. Hal ini dikarenakan pembangunan masjid baru ini tentu akan memakan waktu yang lama dan dana yang tidak sedikit. Kalau dibangun di tempat lama tentu akan mengganggu pelaksanaan kegiatan ibadah di kampus.

Seluruh warga Polinela sudah tidak sabar menantikan wajah baru Masjid Al-Banna. Karena sudah enam tahun mereka menunggu. Mereka berharap pembangunan segera selesai agar segera bisa beribadah di Masjid Al-Banna yang baru.

“Ya kita pastinya berharap ya, semoga pembangunannya cepat selesai biar kita bisa ngerasain ibadah di masjid yang baru. Mengingat proses pembangunan sudah lama banget udah makan waktu enam tahun. Bismillah semoga tahun ini selesai, masjidnya kan besar tuh pasti bisa menampung banyak jamaah, jadi bisa juga digunain untuk berbagai aktivitas ibadah,” ucap Rizki Damayanti salah satu mahasiswi Polinela.

Menurut Sarono, ditargetkan pembangunan masjid baru ini akan rampung dalam tahun ini. Karena kubah sudah dipasang, dan listrik sudah diinstal. Untuk properti pendukung lainnya akan segera menyusul untuk dipasang. Jika nantinya sudah bisa digunakan, Sarono berharap agar masjid ini bisa digunakan sebagai tempat pembinaan karakter bagi mahasiswa Polinela, dan bisa dimanfaatkan untuk seluruh warga kampus untuk beribadah serta memperbaiki akhlak.

“Alhamdulillah kalau sudah jadi, bisa digunakan untuk tempat pembinaan karakter bagi mahasiswa, dan bisa juga digunakan seluruh warga kampus untuk kegiatan ibadah serta memperbaiki akhlak, karena tempatnya yang luas jadi bisa menampung banyak jamaah,” tutupnya. (*Wyn)

 

Reporter:        

Abdurrahman Irfan

Azkia Rahma Azizah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *