Beri Motivasi Ke Mahasiswa, BEM KBM Polinela Adakan Bincang Mawapres Nasional-Internasional

Suasana Zoom Bincang Mawapres Kanca Nasional-Internasional, Jumat (30/7/2021)

Sukma_Polinela;  Kementerian Pendidikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga besar mahasiswa (KBM) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) adakan webinar mahasiswa berprestasi (Mawapres) secara online melalui zoom.

Kegiatan ini mengusung tema “Bincang-Bincang Bersama Mahasiswa Aktif Berprestasi di Kanca Nasional – Internasional”. Hal ini bertujuan untuk memotivasi para mahasiswa, agar dapat berprestasi.

Acara ini dihadiri Hanung Wahyudi, Pembina BEM sekaligus membuka webinar ini pada Jumat (30/7/2021).

Kegiatan ini merupakan kali pertama diadakan. Diisi oleh 2 narasumber yang berprestasi di kanca nasional bahkan sampai ke internasional, yaitu Watini Hefri Jayanti dan Dahlia Fatiyana Putri.

Hanung Wahyudi, mengatakan “Mahasiswa harus memiliki prestasi dalam hal softskill, akademik maupun non akademik dalam tingkat lokal, nasional dan internasional karena sudah saatnya menggali prestasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sebagai mahasiswa harus menciptakan lingkungan yang kondusif untuk mendukung dalam hal berprestasi. Menurutnya, teman dan lingkungan sangat berpengaruh pada diri sendiri.

“Setelah berprestasi, lalu berkontribusi baik buat diri sendiri maupun orang lain, dan jangan lupa berpikir apa yang bisa saya lakukan” lanjutnya.

Mega Ayu Kurnianti ( Delegasi Latihan Kepemimpinan Manajemen Tingkat Menengah (LKMM-TM) 2021, dan Pengabdian Masyarakat di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah 2021).

Narasumber pertama, yang merupakan delegasi dan presentasi terbaik di Asia Youth Cultural Exposure (AYCE 2019), menceritakan pengalamannya hingga dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Awalnya saya memanfaatkan sosial media instagram untuk mencoba mencari organisasi komunitas. Ketemu dengan program ini,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam progam AYCE 2019 di Universiti Malaya ini, hanya mengambil 20 orang dari 1600 pelamar yang mana terdiri dari 17 mahasiswa Indonesia, 2 Vietnam, dan 1 Thailand.

Lanjutnya, “Dengan mengikuti organisasi bisa meng-upgrade pemikiran kita menjadi berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah, dan cara organisasi.”

Muhammad Fadil Akbar, Presiden Mahasiswa Polinela, mengatakan “Alhamdulillah sangat luar biasa melihat acara perdana dari kementrian pendidikan dengan banyaknya peserta,” ungkapnya saat diwawancarai lewat whatsapp.

Ia berharap melaluin tokoh yang inspiratif ini dapat memberikan dampak yang responsif terhadap Polinela sehingga lebih berjaya dalam hal prestasi.

Gustika Barlina Mitra, Staff Ahli Kementerian Pendidikan mengatakan “Nanti akan ada jilid 2  yang dibuat lewat podcast, itu jika kondisi memungkinkan dan kampus sudah dibuka kembali,” katanya. (*Novri)

Reporter :

Bella Alfina

Farhan Herly Pratama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *