Mengenali Adiksi dan Pornografi pada Remaja, BEM KBM Polinela Adakan Diskusi

Sumber Doc. BEM KBM Polinela

Sumber Doc. BEM KBM Polinela

Sukma_Polinela: Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) bersama dengan kementerian pemberdayaan perempuan  mengadakan kegiatan ngobrol santai melalui live instagram BEM,  Jum’at (23/07/ 2021). Yang juga bertepatan dengan hari anak nasional. Kegiatan tersebut berfungsi untuk  meningkatkan tentang kesadaran akan edukasi seksual.

Acara tersebut memiliki tema  “mengenali adiksi dan pornografi pada anak remaja”. karena zaman sekarang banyak sekali kasus-kasus pornografi. Penyebabnya karena kurang edukasi pada anak- anak maupun para remaja sehingga mereka mudah terjerumus ke dalam hal-hal negative. Bukan hanya itu permasalahan ini juga timbul akibat penyalahgunaan gadget, serta mudahnya mengakses hal hal yang berbau pornografi di internet, dengan menonton video atau foto pornografi bagi anak-anak atau remaja di bawah umur ini dapat membuat kerusakan pada otak, serta menimbulkan efek candu.

Perihal tersebutlah yang menyebabkan maraknya aksi kekerasan seksual pada anak dibawah umur. Selain itu, acara ini adalah agenda tahunan dari kementrian pemberdayaan perempuan. Acara ini juga terbuka untuk umum, jadi semua bisa ikut serta dalam berdiskusi di acara tersebut.

acara ini juga berisi tentang pembahasan bagaimana cara mendidik dan membimbing anak. Supaya tidak salah dalam hal pergaulan yang menyebabkan anak tersebut dengan mudah terjerumus kedalam hal negatif. Lalu, acara tersebut juga memberikan banyak edukasi, bagi para generasi muda untuk selalu berfikir dan melakukan hal hal yang memberikan dampak positif.

Andiny,  moderator dalam acara tersebut memberikan tanggapan yang baik  “Tanggapan saya mengenai acara ini, sangat baik ya kenapa saya bilang begitu karena ini penting untuk kedepannya dan ini juga edukasi untuk kita mengajarkan anak-anak atau orang lain di sekitar kita”, ujarnya.

Menurut Khusul Khotimah, peserta dalam acara tersebut berpendapat “bahwa acara ini sangat mendukung peran perempuan terhadap dunia yang keras seperti saat ini. contohnya tindakan seksual kekerasan, dan penindasan perempuan yang sekarang dirasakan oleh banyak perempuan. Bagaimana cara atau sikap sebagai perempuan untuk menghadapi tindakan tersebut dalam dunia modern seperti ini “.

” Kita lebih berhati-hati bertindak atau melakukan sesuatu yang sekiranya buruk untuk kaum perempuan”, ujarnya

Dalam pelaksanaan acara tersebut juga berjalan dengan sangat lancar, hanya saja terdapat sedikit kendala sinyal, yang menyebabkan livenya sempat terjeda. Namun, akhirnya bisa memulai kembali dan berjalan lancar kembali sampai dengan selesai.

Zakiah Darajat, narasumber dari menteri pemberdayaan perempuan BEM KM Universitas Andalas, mengatakan ”  bahwa acara ini benar-benar keren, karena telah memberikan ruang untuk dapat berdiskusi mengenai suatu permasalahan. Apalagi tema yang diambil juga sangat relate dan pas mengenai situasi saat ini, dimana banyak sekali pelecehan atau bahkan kekerasan seksual kepada para perempuan. Ia juga berharap “ Semoga semakin banyak lagi diskusi-diskusi seperti ini, agar kita bisa saling sharing knowledge (berbagi pengetahuan) kita buat masyarakat lebih luas lagi manfaatnya”. (*Bella)

 

Reporter:

– Triyono

– M.Khadafi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *