Prodi PTP Field Trip ke Petani di Lampung Timur

Foto Bersama Mahasiswa Prodi PTP dengan Petani Porang saat Field tril di Lampung Timur Sabtu (19/6/21)

Sukma_Polinela;  D3 Produksi Tanaman Pangan (PTP) semester 4 kelas A melakukan kegitan Field trip (karya wisata) ke Paguyuban Petani Porang di kabupaten Lampung Timur. Dengan mengusung tema kewirausahaan.

Dulbari, Ketua Program Studi PTP, menjelaskan “Field trip merupakan konsep bagi pendidikan vokasi dan merupakan bagian dari kurikulum, yang dimaksudkan untuk melengkapi atau menyesuaikan teori yang diajarkan di kampus dengan di dunia industri,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mahasiswa turun langsung ke lapangan bersama petani. Sehingga, mahasiswa dapat mengetahui permasalahan yang sering di hadapi petani di lapangan dan juga dapat mengetahui tentang perkembangan teknologi pertanian.

Sebenarnya, field trip ini dilakukan 2 minggu sekali, dan juga sampai ke luar lampung. Namun, sejak tahun lalu dikarenakan adanya pandemi Covid-19, field trip tidak dapat dilaksanakan. Barulah, pada tahun ini Direktur Polinela mengizinkan kegiatan tersebut berlangsung dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) yang sudah ditetapkan.

Kegiatan ini diikuti seluruh mahasiswa Prodi PTP kelas A pada Sabtu (19/6/21) dengan didampingi oleh Dosen, Pranata Laboraturium Pendidikan (PLP), atau pengampu mata kuliah tersebut. Sedangkan, untuk kelas B pelaksanaannya masih dalam perencanaan.

Sebelum melaksanakan field trip pihak kampus melakukan penjajakan atau survei ke tempat-tempat yang nantinya akan dikunjingi, sehingga meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal tersebut terkendala karna di masa pandemi seperti ini sulit mencari tempat untuk melakukan field trip, apalagi biasanya dilakukan di luar wilayah Lampung. Biaya pada kegiatan ini bersumber dari kampus, mahasiswa tidak mengeluarkan biaya.

“Kegiatan ini bagus untuk mahasiswa bahkan dosen, karena mempererat kerja sama antara kampus dan masyarakat. Saya berharap virus corona segera berlalu sehingga kita dapat melakukan field trip ketempat yang unggul, sehingga ilmu yang didapatkan lebih banyak” jelas Dulbari.

Para petani juga merasa senang atas kunjungan mahasiswa karena dapat mendapat wawasan lebih luas. “Saya berharap generasi muda tidak malu menjadi petani, karena petani merupakan salah satu aset penting bagi Indonesia” ujar salah satu Petani setempat yang tak ingin disebutkan namanya.(*egr)

 

Repoeter

Wahyu Agung Nugroho

Bella Alfina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *