UKM Pers Sukma Adakan Klastik, Pimum: Ini Pertama dalam Sejarah!

Derri Nugraha saat Menjelaskan Materi dalam Klastik di Virtual Meeting Zoom (13/3/2021).

Sukma_Polinela; Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Sukma (Suara Kreativitas Mahasiswa) Politeknik Negeri Lampung (Polinela), menggelar kegiatan Kelas Jurnalistik (Klastik) yang diwajibkan untuk seluruh anggota aktif UKM Pers Sukma, khususnya bagi mahasiswa bimbingan UKM Pers Sukma tahun 2020. Klastik diadakan selama  8 kali pertemuan, setiap  Sabtu.

Leo Pradana sebagai Ketua Pelaksana Klastik saat diwawancarai melalui WhatsApp mengatakan “Acara ini dilakukan sesuai program kerja UKM Pers Sukma 2021/2022, kita lakukan melalui online karna masih banyak anggota  yang belum berada di Bandarlampung, dan kesulitan jika mengikuti kegiatan secara offline, maka dari itu zoom adalah pilihan terbaik”.

Klastik perdana ini dilakukan pada Sabtu (13/03/2021). Derri Nugraha, Pemimpin Redaksi UKM Pers Sukma 2019, yang sekarang menjadi salah satu anggota AJI Bandarlampung menjadi pemateri klastik selama 5 pertemuan ke depan.

Di pertemuan pertama, ia membahas mengenai menulis berita, mulai dari pembuatan outline, ide tulisan,  hingga teknik wawancara.  Sempat dibahas pula mengenai jurnalistik, dunia pers, fungsi pers, jenis – jenis berita, dan sebagainya.

Selama kegiatan berlangsung,  peserta yang mengikuti sangat antusias. Kegiatan diskusi pun terjadi dalam pelaksanaan klastik ini. Derri juga memberikan tugas pembuatan outline kepada para peserta untuk nantinya akan dievaluasi.

“Harapannya seluruh anggota Sukma memahami lebih dalam ihwal dunia jurnalis dan penulisan berita. Sehingga, mampu menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas” harap Derri saat diwawancarai melau WhatsApp.

Pemimpin Umum UKM Pers Sukma, Osama Isro Mubarok juga mengatakan “Kelas jurnalistik ini merupakan yang pertama dalam sejarah UKM Pers Sukma, karena menggantikan kegiatan Plastik (Pelatihan Jurnalistik) yang biasa dilakukan. Bedanya dengan Plastik,  Klastik ini dilakukan dalam jangka panjang selama delapan minggu, tujuannya tidak lain tidak bukan agar meningkatkan kapasitas wawasan anggota Sukma,” katanya. (*egr)

Reporter :

Muhammad Taufik

Wahyu Agung Nugroho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *