Kemendikbud Beri Bantuan Kuota Data Internet 2021

Sumber: Doc.ditjendikti

Sukma_Polinela; Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2021 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diterbitkan melalui Peraturan Sekretaris Jenderal No. 4 Tahun 2021, tentang petunjuk teknis penyaluran bantuan pemerintah paket kuota data internet tahun 2021.

Berdasarkan masukan masyarakat, pemerintah melanjutkan kebijakan bantuan kuota data internet selama tiga bulan sejak Maret 2021. Dengan fleksibilitas penggunaan yang maksimal.

Ada sedikit perbedaan untuk meningkatkan fleksibilitas daripada penggunaan kuota internet gratis ini. Jadi di tahun 2021 pemerintah akan memberikan kuota dengan GB yang lebih kecil dari kuota belajar sebelumnya, tetapi kuota ini merupakan kuota umum.

Selain itu, dikutip dari instagram @ditjen.dikti yang mendapatkan subsidi kuota internet adalah siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), siswa, mahasiswa, dosen dan guru.

Penerima bantuan kuota pada bulan November-Desember 2020 dan nomornya masih aktif, akan menerima bantuan kuota pada bulan Maret 2021. Penerima bantuan yang penggunaannya kurang dari 1 GB tidak menerima bantuan kuota dari pemerintah, dan bagi pemimpin satuan pendidikan tidak perlu mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) lagi, untuk yang sudah menerima bantuan pada bulan November-Desember 2020.

Mahasiswa yang belum menerima bantuan kuota atau nomor telepon yang berubah agar melaporkan kepada pimpinan satuan pendidikan agar operator satuan pendidikan mengunggah SPTJM untuk nomor baru dan nomor berubah ke Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti)

Paket kuota internet untuk peserta didik jenjang PAUD mendapatkan 7 GB per bulan. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 10 GB per bulan.

Sementara itu, paket kuota internet untuk pendidik jenjang PAUD dan pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 12 GB per bulan. Paket kuota internet untuk dosen dan mahasiswa mendapatkan 15 GB per bulan. Bantuan ini akan disalurkan setiap bulannya pada tanggal 11-15 dan berlaku selama 30 hari sejak diterima.

Pemakaian kuota ini merupakan paket akses all network dengan pembatasan akses kepada situs yang di blokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Twiter, Instagram, Facebook, dan Tiktok.

Menanggapi hal tersebut, Mahfufah Alfari Charya salah satau mahasiwi Politeknik Negeri Lampung (Polinela) merespon dengan baik mengenai bantuan dari pemerintah ini, “Saya sangat menunggu akan adanya bantuan tersebut, karena di masa pandemi Covid-19 seperti ini, jadi saya tidak perlu menyisihkan uang jajan untuk membeli kuota internet” ujarnya.(*Novrianni)

Reporter:

Wina Viona
Nadia Jessica

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *