Mulai Besok, Polinela Terapkan Apel Daring

Pembantu Direktur III Polinela, Beni Hidayat

Sukma_Polinela; Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menerapkan kebijakan baru mengenai pelaksanaan apel pagi. Kini, apel pagi diadakan kembali pada awal masuk semester genap (01/03/2021),  rencananya kegiatan ini dilaksanakan melalui dalam jaringan (daring) setiap seminggu sekali pada hari senin melalui zoom meeting. Kegiatan ini pun rencananya akan dilaksanakan per program studi ( prodi) oleh tim kedisiplinan (timdis).

Apel pagi akan dilaksanakan pada pukul 6.30-6.50, yang mana peserta apel atau mahasiswa harus masuk zoom pada 6.15 dikarenakan ada batas masuk zoom pukul 6.30. Selama kegiatan apel berlangsung, timdis dari setiap prodi akan melakukan absensi agar bisa diberlakukannya kompensasi kehadiran dan keterlambatan.

Selama pelaksanaan apel peserta diharapkan mengenakan almamater, baju kemeja/kaos berkerah, memakai pakaian lengkap dan rapi, serta rambut harus dicukur sesuai peraturan Polinela.

Dalam masa pendemi  Covid-19 apel pagi secara daring dinilai menjadi pilihan yang tepat, karena dengan metode ini wabah Covid-19 dapat diminimalisir . Selain itu, juga untuk meningkatkan kedisiplinan mahasiswa.

Beni Hidayat selaku Pembantu Direktur (Pudir) III mengatakan “Kegiatan apel ini dilakukan mengingat banyak mahasiswa khususnya angkatan 2020 yang belum memahami peraturan akademik Polinela akibatnya, ada dua orang mahasiswa penerima kip kuliah, dicutikan secara sepihak karena tidak lulus semester 1, dan kip kuliah nya diputus.”

Kegiatan apel pagi ini merupakan bagian dari proses belajar mengajar sehingga wajib di laksanakan oleh setiap mahasiswa Polinela dan tidak di berlakukan untuk mahasiswa polinela yang sedang melaksanakan  Praktik Kerja Lapangan (PKL)  khususnya semester 6 D3 dan semester 8 D4

“Hasil rapat timdis dan kaprodi, tidak perlu surat edaran karena merupakan bagian dari proses belajar mengajar jadi sudah terjadwal dan wajib dijalani. insyaAllah akan lebih banyak manfaatnya dibandingkan mudharatnya”  ujar Beni hidayat saat di wawancarai melalui whatssapp.

Di lain sisi, kebijakan ini tidak di sambut baik oleh beberapa mahasiswa Polinela di karenakan kegiatan tersebut di lakukan secara daring dan menggunakan kuota internet pribadi

“Berat sih,  pasti ada yang harus bayar kostan dan bayar UKT juga apalagi tidak semua mahasiswa/i itu dapat potongan UKT. Sedangkan uang kuota untuk belajar daring juga harus menggunakan uang pribadi,  ilmu yang di dapat setengah–setengah. Bahkan, hampir tidak ada seharusnya dari kampus ada keringanan kuota/subsidi, untuk kebijakan apel pagi ini” ujar Alfi Safitri mahasiswi Polinela Jurusan Ekonomi dan Bisnis. (*Bella)

Reporter: 

Leo Pradana 

Gebrilla Varera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *