COVID-19 VS PETERNAKAN

Sumber Doc.Himatekproter_polinela.

Sukma_polinela;  Himpunan Mahasiswa Teknologi Produksi Ternak (Himatekproter) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan seminar berbasis online yang bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa mengenai virus corona di dalam dunia peternakan.

Seminar online bertajuk “Kesejahteraan Peternakan di Tengah Pandemi” diadakan melalui Whatsapp group pada 17 Mei 2020. Seminar tersebut diisi oleh 2 pemateri yaitu, Dr. drh. Dwi Desmiyeni Putri, M.Si yang merupakan dosen dari Jurusan Peternakan Polinela sebagai pemateri pertama dan Ahlun Najam yang merupakan mahasiswa Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Institut Pertanian Bogor (IPB)  selaku pemateri kedua.

Berbicara mengenai Covid-19 vs Peternakan, kita harus melihat bahwa Peternakan merupakan sektor yang sangat kompleks dan juga sangat luas. Ahlun Najam selaku pemateri kedua menyampaikan bahwa pada masa pandemi seperti ini, sektor pertanian khususnya peternakan masih mempunyai potensi untuk bertahan dibandingkan sektor lainnya namun dengan beberapa catatan tertentu. Meski begitu, imbas dari pandemi ini tentunya sangat dirasakan terkhusus pada sektor peternakan. Gejolak penurunan harga dari produk hasil peternakan sempat dirasakan dan hal itu merupakan salah satu dampak terbesar dari pandemi Covid-19 ini. Namun Ahlun Najam tetap yakin bahwa sektor peternakan tetap mampu untuk bertahan, “sebenarnya sektor agriculture masih sangat mungkin untuk bertahan khususnya sektor peternakan,” ujarnya.

Agung Setiawan selaku ketua Himatekproter Polinela menyampaikan tanggapannya perihal seminar ini, “tema dari seminar kali ini sangat bagus. Dimana kita melihat sektor peternakan yang sangat terimbas dengan adanya pandemi ini. Sehingga sangat berpengaruh kepada kesejahteraan peternak,” ujarnya saat diwawancarai melalui Whatsapp (17/05/20). Agung juga berharap dengan adanya seminar ini, teman-teman mahasiswa peternakan mendapatkan wawasan yang lebih dan juga mulai peduli terhadap dunia peternakan lagi serta bekerjasama memajukan dunia peternakan. (*ItaTy)

 

Reporter : Shabrina Az-Zahra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *