Pekan Aspirasi Mahasiswa, ladang keluh kesah atau pergerakan terarah ?

Pekan Aspirasi Mahasiswa (PAM) hajat besar dan terbuka untuk umum bagi mahasiswa Polinela ini masih terdengar asing bagi sebagian besar mahasiswa polinela itu sendiri.
Ketidaktahuan ini disebabkan kurang nya kepedulian mahasiswa polinela terhadap birokrasi kampus dan tidak paham nya dengan Tridharma Perguruan Tinggi. “banyak mahasiswa yang masih apatis dengan permasalahan yang ada di kampus,dari awal pertama kita masuk ke kampus ini tidak ada sosialisasi tentang Tridharma Perguruan Tinggi,yang ada hanya pengenalan kampus itu sendiri,” pungkas Andhika Gubernur Jurusan Peternakan.

PAM pertama kali diadakan pada tahun 2018 yang bertujuan untuk mengutarakan seluruh aspirasi mahasiswa dari berbagai elemen mahasiswa.
Sejatinya PAM ialah ajang dimana seluruh elemen mahasiswa dan petinggi kampus bertemu dalam suatu keadaan yang tidak hanya menjadi rapat dengar pendapat,namun juga menjadi acuan untuk perubahan kedepannya.

PAM pada tahun ini diadakan pada Jum’at (4/10) di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela.
Pada hari hari sebelum PAM diadakan,para penggiat mahasiswa ataupun aktivis mahasiswa Polinela terus menyusun langkah strategis untuk hajat tahunan mahaiswa Polinela ini.
Fathira Al-haggie(D4 Tek.Perbenihan) salah seorang mahasiswa menuturkan kegiatan ini bukan hanya sekadar kegiatan angin lalu saja “Kegiatan kegiatan menjelang PAM sampai pada hari PAM itu diadakan bukan hanya formalitas tapi totalitas,” pungkas nya.

Namun tak banyak dari mahasiswa yang hadir hanya sebatas menyampaikan keluh kesah yang ada pada setiap program studi.Hal ini tidak dibenarkan oleh para gubernur jurusan dan ketua MPM “bukan nya berkeluh kesah,memang hal hal seperti itu yang akan menjadi pokok isu yang akan diangkat pada PAM nantinya,” tegas Muza selaku Ketua Umum MPM.

Garis benang merah pada PAM tahun ini tidak jauh dari PAM tahun sebelum nya,yaitu terkait dengan Fasilitas dan Kebijakan Akademik.

Adapun keluhan dari masing masing jurusan sebagai berikut
1.Peternakan:
-Ac di ruang perkuliahan rusak
-kursi perkuliahan rusak
-lahan parkir di areal kandang kurang memadai
-kandang ayam petelur hampir roboh
-kekurangan bahan praktek
-alat praktek kurang lengkap
-kurang nya alat kebersihan di kandang
-saluran air di kandang kerap mati.
2.Ekonomi dan Bisnis
-bertabrak nya jadwal kuliah karena ada penambahan prodi baru,
-komputer pada lab jarkom banyak yang tidak layak pakai
-tidak tersedia nya sepatu lab untuk K3
-listrik di lab LSK kerap mati
3.Budidaya Tanaman Perkebunan
-AC di gedung KHD mati
-ruang kelas terlalu sempit
-tidak tersedia kipas angin pada mushola
-papan tulis yang sudah usang
4.Budidaya Tanaman Pangan
-AC di gedung KHD mati
-AC pada laboratorium Tanaman pangan mati
-keran air di lahan tidak tersedia
-peralatan di UPT kebun tidak memadai
5.Teknologi Pertanian
-Lab pengolahan bercampur
-instalansi limbah pada lab pengolahan terlalu dekat
-Minim alat praktikum
-Lab bercampur dengan alat alat diluar kepentingan Lab
-Atap Lab logam bocor
-Pilot Plant kurang optimal
-kejelesan tempat praktikum.

PAM dimulai pada pukul 08.00,seluruh mahasiswa dari berbagai elemen berkumpul di GSG Polinela untuk menghadiri hajat akbar Pekan Aspirasi Mahasiswa.

Sebelum berkumpul di kawasan GSG mahasiswa melakukan long march dari lapangan apel masing-masing jurusan.

Seraya menunggu kedatangan direksi para mahasiswa menyanyikan lagu lagu perjuangan mahasiswa.

Baru sekitar pukul 08.00 Direktur Polinela yakni Dr.Ir Sarono,M.Si bersama dengan Pudir 1,2 dan 3 beserta Ketua Jurusan hadir di tengah mahasiswa yang berada pada GSG Polinela,kedatangan para petinggi direksi itu disambut meriah oleh mahasiswa.

Tanpa memakan waktu lama,acara dengar aspirasi oleh masing-masing gubernur jurusan dimulai dan ditutup oleh Ketua Umum MPM yakni Muprizal Affenza.

Setelah agenda dengar aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa selesai,
timbal balik pendapat disampaikan oleh direksi yang dimulai dari Direktur Polinela
dan disusul oleh pembantu direktur serta pimpinan yang lain.

Akhir dari agenda ini ialah Surat Keputusan PAM yang sudah ditanda tangani oleh Direktur Polinela secara langsung,pokok dari surat tersebut ialah menyepakati Point-point Tuntutan dari Mahasiswa.

Reporter :
Alfarizy Ajie Fadhilah
Derry Nugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *