Kurangnya Antusias Mahasiswa HMJ Peternakan

Reporter : Evi Karina, Putu Angga Adi

Sukma_Polinela; Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Peternakan mengadakan acara Gubernur Peternakan Cup cabang olahraga futsal pada tanggal 2-5 November 2018, dengan tema “Junjung Tinggi Sportivitas dan Kekompakkan HMJ Peternakan”. Peserta lomba futsal berjumlah 16 kelas dari masing-masing Program Studi (Prodi) di Jurusan Peternakan.Acara ini merupakan rangkain dari acara Peternakan Fair, merupakan wujud syukur mahasiswa Jurusan Peternakan atas bertambahnya usia Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

“Sebelumnya belum pernah diadakan Gubernur Peternakan Cup, Ini merupakan inisiatif dari saya yang dibuat sedemikian rupa, agar Jurusan Peternakan memiliki prestasi. Maka dicoba lomba futsal antar kelas,” ujar Aldi Gita Pratama selaku Gubernur HMJ Peternakan.

Adanya pergantian gubernur, Program Kerja (Progja) yang akan dijalankan akan berbeda. Progja yang telah ada akan dikembangkan dan diperluas, tetapi ranahnya dalam bidang keilmuan. Progja yang dilaksanakan hanya untuk bagian Jurusan Peternakan bukan mencakup Polinela. “Kepengurusan HMJ Peternakan selanjutnya dapat lebih mengembangkan kegiatan tersebut,” harap Adittyas selaku Ketua Pelaksana.

Mahasiswa Jurusan Peternakan sangat mendukung acara ini, peserta yang hadir hanya peserta yang mengikuti perlombaan dan penonton hanya 10-15 orang. ”Ya, ini dikarenakan acara dilaksanakan pada hari jumat- minggu banyak yang pulang kampung. Harapan kedepannya semoga mahasiswa Jurusan Peternakan dapat memeriahkan kembali acara tersebut, karena ini ajang prestasi jangan sampai Jurusan Peternakan tidak berprestasi”, pungkas Aldi.

Adanya kendala acara dari segi kepanitian karena mahasiswa HMJ Peternakan yang kurang dalam berorganisasi, kesulitan ini dikarenakan individualisme dan karakteristiknya. Harapan kedepannya HMJ Peternakan lebih baik lagi dan bagi pemimpin baru nantinya ”tetap semangat jadi pemimpin tidak gampang atau mudah untuk melaksanakan progja, dilihat dari panitia atau mahasiswanya sendiri kalo tidak mendukung ya rusak dan tidak egois, kedepannya semoga ada rasa peduli terhadap organisasi,” ujar Aldi.(*Revi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *